TNI AU Akan Menerima Penambahan Alutsista, Termasuk Drone ANKA dari Turki dan Radar G400

TNI AU Akan Menerima Penambahan Alutsista, Termasuk Drone ANKA dari Turki dan Radar G400

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, pada tanggal 30 Desember 2024, mengumumkan rencana penerimaan tambahan alutsista oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Inisiatif ini termasuk pengadaan peralatan militer dari Turki dan Republik Ceko, seperti pesawat terbang tanpa awak (drone) dan radar.

Rencana Tambahan Alutsista:

  • Pesawat Tanpa Awak ANKA: Buatan Turki.

  • Radar: Termasuk 25 radar jenis G-400 dari Republik Ceko.

Penempatan Radar:

  • Pembangunan dua titik di Makassar dan Banjarmasin untuk penempatan radar. Pembangunan lokasi ini akan dilakukan secara bertahap pada tahun berikutnya.

Tambahan Rudal Pertahanan Udara (Hanud):

  • Jenis Rudal: Rudal Hanud (pertahanan udara) jarak sedang.

  • Penempatan: Akan diaktifkan dalam waktu dekat di Satuan Baterai, dengan rencana penempatan di Pontianak dan IKN (Indonesia Kawasan Timur).

Tambahan Pesawat Tempur:

  • T-50i: Buatan Korean Aerospace Industries (KAI), dijadwalkan tiba antara tahun 2025-2026.

  • Rafale: Pesawat tempur generasi keempat setengah dari Prancis, rencananya akan tiba secara bertahap mulai Februari 2026. Penempatan di Pekanbaru dan Lanud Supadio.

Tambahan Pesawat Lainnya:

  • Pesawat Angkut C-130 Hercules.

  • Pesawat CASA 1 dan 2: Sebanyak 9 unit.

  • Helikopter HAL 125 Caracal: 8 unit sudah digunakan, tambahan 3 unit dalam proses penerimaan.

Marsekal Tonny mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatiannya terhadap modernisasi alutsista TNI AU, sambil menegaskan kesiapan TNI AU dalam menyongsong peningkatan ini, termasuk persiapan sumber daya manusia dan organisasi.